Rabu, 12 Oktober 2011

Cara meng-INJECT HandPhone

Bicara Inject, berarti bicara CDMA. Karena tidak ada Handphone GSM yang Inject. Sebenarnya apa sih yang dimaksud Inject? Apa bedanya dengan Non-Inject (Ruim)?
Sebelum saya jelaskan apa itu Inject, perlu kita ketahui bahwa di HP kita ada kode-kode yang menjadi identifikasi atau identitas pelanggan. Kode-kode tersebut antara lain:
1. MSISDN (Mobile Subscriber – International Standart Dialing Number).
   Ini adalah yang selama ini kita kenal sebagai nomor HandPhone kita. Nomor yang dikenali oleh manusia. Contoh : 0888185xxxxxx
2. MCC (Mobile Country Code)
   Ini adalah kode jaringan suatu negara. Untuk Indonesia MCC-nya = 510.
3. MNC (Mobile Network Code)
   Ini adalah kode jaringan operator. Contoh untuk Mobile-8 = 28.
4. MIN (Mobile Identification Number)
   Ini adalah Identitas / nomor pelanggan yang dikenali oleh mesin (Jaringan Telephone).
Contoh : 9921xxxxxx
5. IMSI (International Mobile Subscriber Identifier).
   Ini adalah gabungan MCC-MNC-MIN. Contoh : 510289921xxxxxx adalah imsi pelanggan Mobile-8.
6. SID (Service ID)
   Ini adalah ID operator. Untuk mobile-8 ID-nya = 10530.
7. A-key (authentication Key)
   Ini adalah kode Otentifikasi. Bisa dianalogikan, MIN (point 4) adalah user-id kita, dan A-key adalah password kita.
8. ESN (Electronic Serial Number)
   Ini adalah kode serial HP kita (untuk HP Inject), atau kode serial RUIM kita (untuk HP Ruim)
9. Checksum
   Ini adalah hasil kalkulasi atau enkripsi perpaduan antara A-key + ESN.
Yang penting kita ingat adalah MIN,A-key,ESN,dan Checksum. Karena 4 kode tsb adalah identitas kita. Setiap orang pasti kode-nya berbeda. Untuk kode-kode yang lain (MCC,MNc, dsb) itu adalah kode operator. Jadi setiap pelanggan pasti sama selama sesama operator tentunya.
Perbedaan antara HP Inject dan RUIM (atau Simcard) adalah dimana kode-kode tersebut disimpan di HP kita?
HP Ruim, jelas kode-kode tersebut tersimpan di Ruim dan sudah diprogram pada saat produksi Ruim. Makanya, untuk HP Ruim kita tidak perlu repot-repot setting NAM (istilah teknik dari Inject), karena semua kode itu sudah tertulis di Ruim.
Berbeda dengan HP Inject, kita harus meng-Inject (menulis) kode-kode tersebut kedalam HP kita. Bagaimana caranya?
1. Masukkan kode menu rahasia untuk masuk ke menu NAM Programing. (Setiap Tipe dan Merk kodenya berbeda).
2. jika ditanya SPC (Service Programing Code), masukkan kode SPC. Sama seperti kode menu rahasia, tiap HP berbeda-beda.
Langkah 1 dan 2, silakan googling kode-nya sesuai Tipe dan merek HP kita.
Setelah sukses dengan langkah 1 dan 2, selebihnya sangat mudah, semudah mengisi Formulir. Isikan kode-kode identitas kita MIN,A-key dan Checksum pada form yang tersedia. Juga kode-kode lainnya (SID, MCC, MNC). Kemudian umumnya HP kita akan otomatis reset. Dan… Traraaaaa! kita sudah berhasil meng-Inject!
Selamat mencoba!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar